Jaga Konsistensi, Sterling!

Sterling4

Penampilan Raheem Sterling bersama Manchester City di ajang pra musim menarik perhatian. Bekas pemain Liverpool itu menunjukkan kelas sebagai striker masa depan The Citizens. Tapi mampukah dia konsisten?

Bursa transfer Premier League di musim 2016 ini boleh dibilang memang memanas gara-gara Sterling. Betapa tidak, bomber bertubuh mungil itu secara frontal pindah dari Liverpool ke City. Dengan mahar menembus Rp 1 Triliun, Sterling akhirnya pindah ke City. Kocek yang dikeluarkan City di laga pramusim ini memang menunjukkan hasil memuaskan. Sumber dari Sbobetberry .

Indikator itu terlihat di debut Sterling bersama City. Menghadapi AS Roma di perhelatan International Champions Cup (ICC) 2015. Ketika itu, Sterling hanya membutuhkan waktu selama 137 detik untuk membobol gawang AS Roma. Melihat kemampuan Sterling merobek jala lawan, Pellegrini memang cukup senang. Menurut pelatih asal Chile itu, adaptasi di tim barunya cukup menggembirakan.

Menurut Pellegrini, kemampuan Sterling di City bakal semakin meningkat dengan kawan-kawan berlabel pemain bintang seperti Yaya Toure, David Silva, dan Sergio Aguero. “Saya yakin itu,” kata Pellegrini.

Sterling kembali menunjukkan performa gemilang lagi ketika City tur ke Vietnam. Menghadapi Timnas Vietnam, Sterling menyumbangkan dua gol sekaligus membawa tim menang dengan skor telak 8-1. Kembali, Pellegrini melontarkan pujian untuk performa apik si pemain. Menurut dia, Sterling pemain yang dibutuhkan tim. Kecepatan, insting mencetak gol, serta drible yang dimiliki Sterling, bagi Pellegrini berbanding lurus dengan harga si pemain.

“Itu sebabnya, kami membeli dia dengan banderol mahal,” kata Pellegrini percaya diri sebagaimana dilansir Manchester Evening News.

Mendengar sanjungan dari Pellegrini, pemain belia itu tidak boleh besar kepala. Justru, ini tantangan besar baginya. Saat ini, City memiliki lima orang striker termasuk Sterling. Kalau jarang mencetak gol, bukan mustahil si pemain bakal tersingkir dari tim inti. Penantang terberat Sterling adalah Aguero; yang mencetak 26 gol musim lalu. Dengan jumlah tersebut, membuat Aguero tampil sebagai top-scorer Premier League musim lalu.

Selain Aguero, masih ada Silva yang rajin mencetak gol. Musim lalu, eks-Valencia itu membukukan 12 gol. Kemudian Gelandang serang Yaya Toure pun tidak kalah produktif dengan melesakkan 10 gol musim 2014-15 lalu. Boleh dibilang, Sterling berada di antara predator gol buas Manchester Biru.

Soal harapan tinggi City pada Sterling, si pemain menyatakan berharap semua hal mengalir seperti air.”Saya ingin semuanya berjalan lambat. Memberikan yang terbaik untuk City.”

Tidak di Beri Kontrak Bentuk Hukuman Madrid untuk Ramos

sergioRamos

Situasi bek tangguh Sergio Ramos di Real Madrid dikabarkan sedang memasuki masa rumit, ditambah isu ketertarikan Manchester United. Diyakini situasi Ramos itu dipicu karena dukungannya terhadap sang eks pelatih, Carlo Ancelotti.

Masa depan Ramos di Madrid saat ini sedang dispekulasikan. Dia disebut-sebut sedang merasa kurang nyaman di Los Blancos karena merasa kurang dihargai klub. sbobet .

Nilai gaji yang tak setara dengan pemain-pemain bintang Madrid lainnya diyakini jadi sebab yang utama. Ramos menganggap bahwa perannya di Madrid adalah vital, mengingat kembali kontribusi yang diberikan nya pada beberapa tahun belakangan ini. Kontrak Ramos sendiri masih tersisa dua musim atau baru tuntas pada Juni 2017 mendatang.

Menjadi makin rumit ketika MU dikabarkan meminatinya. Sebagaimana diberitakan media-media Inggris, ‘Setan Merah’ berharap Ramos masuk dalam bagian kesepakatan jika Madrid ingin memboyong David De Gea. ini akan menjadi proses barter antar klub.

Situasi ini lantas turut mengundang komentar eks Presiden Madrid Ramon Calderon. Calderon menilai bahwa sudah jelas Ramos menginginkan kontrak baru, namun kurang ditanggapi oleh klub. Dia percaya hal itu karena Ramos sebelumnya menyatakan dukungan terhadap Ancelotti dan tak setuju pria asal Italia itu dipecat dari posisi pelatih.

“Jelas bahwa Ramos tidak senang karena presiden (Florentino Perez) belum menawarinya sebuah perpanjangan kontrak,” kata Calderon dikutip AS.

“Bagi saya tampaknya seakan-akan ini adalah teguran keras secara publik karena dia menunjukkan dukungannya untuk Ancelotti dan mengatakan bahwa dia tidak setuju Ancelotti harus dipecat. Sama halnya dengan Iker Casillas,” tambahnya.

Jika situasi tak kunjung terselesaikan, Calderon yakin MU bakal mendapatkan tuahnya. Baginya, Ramos adalah salah satu terbaik di dunia dan Louis van Gaal bakal beruntung bisa memiliki penggawa internasional Spanyol itu.

“Mari kita lihat apa yang terjadi dalam beberapa pekan ke depan. Dia adalah sebuah ikon untuk penggemar Real Madrid, di dalam dan di luar lapangan,” ujar Calderon.

“Saya tidak tahu apakah dia adalah bek tengah terbaik di dunia, tapi dia adalah salah satu yang terbaik. Dia bisa bermain di tengah pertahanan, di sisi kanan, ataupun di lini tengah, dimana pun dia ditempatkan, dia akan berusaha semaksimal mungkin mengeluarkan kemampuan terbaiknya” tandasnya.

Perubahan Skuat Liverpool musim 2015/2016

Paris Saint-Germain's French defender Lucas Digne arrives for a training session on April 4, 2015 at the Camp-des-Loges in Saint-Germain-en-Laye, western Paris, on the eve of their Ligue 1 football match against Marseille. AFP PHOTO / MIGUEL MEDINA

Perombakan besar-besaran tampaknya akan dilakukan oleh Liverpool guna mengarungi musim 2015/2016. Salah satu sektor yang dianggap kritis adalah posisi full back kiri. Buruknya performa dua full back kiri Liverpool, Alberto Moreno dan Jose Enrique musim 2014-2015, membuat The Reds berupaya mendatangkan pemain yang bisa mengisi posisi tersebut dengan baik. Untuk itu, Merseyside Merah dikabarkan serius ingin mendatangkan full back Prancis yang bermain untuk Paris Saint-Germain, Lucas Digne.

Bahkan Mikkel Beck, selaku agen Digne menyatakan bahwa kliennya kemungkinan besar akan meninggalkan Parc des Princes untuk menuju Anfield Stadium. Pernyataan itu muncul usai melihat kecilnya peluang Digne bermain di tiap pekannya bersama tim asuhan Laurent Blanc tersebut, dia gagal bersaing dengan Maxwell untuk posisi tim inti.ibcbet .

Sementara jika gabung bersama Liverpool pada musim panas 2015, peluangnya untuk merebut pos pemain inti sangat terbuka lebar. Apalagi kalau bukan performa negatif yang ditunjukkan Enrique dan Moreno sepanjang musim lalu. Bisa dipastikan bahwa Digne akan langsung mengisi pos tersebut sembari menunjukkan visi dan kerja kerasnya untuk Liverpool.

“Kemungkinan besar Lucas (Digne) akan pergi dengan status permanen ke tim lain. Lucas tertarik untuk hengkang. Sementara saya ditugaskan Lucas dan keluarganya untuk mencari klub yang sesuai dengannya,” jelas Beck, seperti mengutip Metro, Jumat (19/6/2015).

Sementara itu penyerang anyar Liverpool, Fabio Borini akan dilepas ke tim lain.  Kabarnya, penyerang berusia 24 tahun itu bakal merapat ke salah satu klub Serie A pada musim panas 2015.

Seperti diberitakan Tuttomercatoweb, Sabtu (20/6/2015), Borini akan dijual ke Bologna yang notabene tim masa kecil mantan pemain Chelsea tersebut. Sejatinya wajar Bologna meminati Borini meski gagal menampilkan performa memikat sepanjang musim 2014-2015.

Sekadar informasi, saat membela AS Roma di musim 2011-2012, Borini sanggup mengemas 10 gol dari 26 penampilan. Torehan tersebut terbilang tinggi, mengingat saat itu usianya baru menginjak 22 tahun, dia diyakini akan menjelma sebagai striker haus gol.

Selain itu, Rossoblù –julukan Bologna– juga tengah membangun skuad guna mengarungi Serie A 2015-2016. Sebagaimana diketahui, mereka baru saja memastikan promosi setelah lolos dari play off Serie B 2014-2015.

Kabarnya, dalam waktu dekat kedua kubu akan bertemu untuk membicarakan proses transfer lebih jauh. Namun, Bologna harus merogok kocek senilai 6 juta pounds atau sekira Rp127 miliar untuk merealisasikan transfer tersebut. Nominal itu sesuai dengan harga pasar terbaru Borini menurut situs transfermarkt.

Dengan kehadiran para pemain anyar seperti James Milner, Danny Ings, Adam Bogdan, Joe Gomez, serta Digne, tentu memperbesar peluang tim asuhan Brendan Rodgers guna merebut trofi yang sudah tiga musim tak mereka raih.

Pola Permainan Juventus Sulitkan Barca Di Final

juventus

Pemain Barcelona Javier Mascherano yakin bahwa Juventus akan memberikan perlawanan serta menyulitkan mereka untuk merebut gelar juara Liga Champions.Tantangan paling besar yang ditakuti adalah variasi pola permainan yang bisa berubah kapan saja dalam hal judi bola secara online oleh pemain sepakbola tersebut .

Barca dan Juve akan berhadapan di Olympiastadion, Minggu (7/6/2015) dinihari WIB untuk memperebutkan titel Liga Champions musim ini. Sejauh ini, Barca masih lebih diunggulkan dibandingkan Juve karena punya prestasi lebih mentereng di turnamen itu dalam 10 tahun terakhir.

Tiga dari empat gelar Liga Champions yang dimiliki Barca sukses dipetik dalam kurun satu dekade terakhir. Sementara Juve terakhir kali juara adalah pada musim 1995/1996 silam, yang mana merupakan gelar kedua di ajang tertinggi antar klub Eropa itu.

Meski demikian, Mascherano memprediksikan sebuah laga sulit akhir pekan ini. Gelandang asal Argentina itu yakin ‘Si Nyonya Besar’, selayaknya tim-tim dari Italia lainnya, sulit ditebak taktiknya.

Dalam susunan formasi misalnya, Juve mahir menggunakan pola tiga bek maupun empat bek. Mereka bisa bermain rapat dan bertahan ketika berhadapan tim besar macam Real Madrid di semifinal, namun juga bisa menguasai bola dan mengontrol permainan seperti saat melawan tim-tim kecil di Liga Italia.

Para pemain di tim-tim Italia sendiri memang dikenal punya pemahaman taktik yang baik, sehingga memudahkan pelatih untuk mengganti-ganti gaya bermain dan strategi. Hal itulah yang diyakini Mascherano bakal jadi tantangan berat untuk timnya nanti.

“Mereka punya keunggulan kompetitif khas Italia. Selalu sulit untuk diatasi karena mereka sangat-sangat kompetitif. Mereka sangat taktis,” katanya di situs resmi UEFA.

“Mereka memahami sepak bola dan di atas itu, mereka punya banyak talenta. Ini bukan tim Italia yang tradisional. Mereka bermain seperti layaknya tim-tim Italia tapi juga punya banyak talenta.”

“Mereka tahu bagaimana caranya menyerang dan mereka bisa bermain dengan cara berbeda-beda. Mereka punya banyak variasi dan itulah yang membuat mereka sulit dihadapi,” imbuh pemain 30 tahun ini.

Falcao akan Unjuk Gigi di Copa America

Falcao

Kebersamaan Radamel “El Tigre” Falcao bersama raksasa Britania Raya, Manchester United akan berakhir pada akhir musim ini. Falcao yang merupakan striker andalan tim nasional Kolombia itu telak dikonfirmasi tidak akan diperpanjang masa baktinya oleh pihak MU. Sang Striker akan dikembalikan ke club asal yaitu AS Monaco musim depan demikian menurut data dari agen sbobet online terpercaya .

Lama dibekap cedera, penyerang dengan panggilan “El Tigre” ini tak kunjung menemukan kembali performa terbaiknya. berbeda Ketika membela Porto dan Atletico Madrid, Falcao kerap ditakuti oleh tim lawan karena kemampuannya dan insting mencetak gol yang luar biasa, kehadirannya dalam kotak penalti lawan memberikan ketakutan tersendiri. secara teknik dan kecepatan lari falcao berada di atas rata-rata. Falcao bahkan sukses membawa Atletico Madrid juara La Liga 2013-2014.
tapi sejak kepindahannya ke Monaco, performanya mulai menurun karena rentetan cedera dalam waktu yang lama.

Musim ini Falcao dipinjamkan ke United, sempat digadang akan menjadi Predator paling mematikan di Premier League, pada nyatanya Falcao tetap kesulitan menunjukkan performa terbaiknya.
Dirinya kerap hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Padahal, kubu United harus menggaji tinggi pemain 29 tahun ini, MU memberikan gaji sebesar £265ribu (setara dengan Rp5,2 miliar) per pekan. Tampil dalam 26 laga di Premier League, Falcao hanya mampu mengemas 4 gol. Banyak pihak yang mempertanyakan hasil lapangan dengan bayaran gaji yang diberikan oleh United.

Lain pula yang dikatakan oleh Pelatih Kolombia Jose Pekerman.
Dalam konferensi pers yang diadakan, Pekerman mengatakan bahwa dirinya sangat percaya dengan kemampuan Falcao di atas lapangan. Baik sebagai mesin pencetak gol dan juga sebagai pemimpin yang mampu memotivasi rekan-rekannya. Falcao akan ditunjuk sebagai Kapten Timnas Kolombia dalam pagelaran COPA AMERICA

Los Cafeteros sendiri bakal mengawali perjuangannya di Chile 2015 dengan melawan Venezuela (15/06) di grup C. Tapi pertandingan yang paling ditunggu adalah ketika mereka berhadapan dengan Brasil.

Saat peminjaman di United, Falcao sudah beberapa kali membela Kolombia dan mencetak gol di sejumlah pertandingan uji coba. Hal ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi Falcao untuk menunjukkan kualitas dari seorang ” El Tigre “.

Meskipun Bisa Memecahkan Rekor Dunia,Pogba Tidak Terpengaruh Soal Harga

Bianconerri

Mantan playmaker Juventus, Andrea Pirlo sangat yakin bahwa Bianconerri tidak akan menjual atau bahkan melepas Pogba dari tim, sekalipun harga yang ditawar setinggi langit.Jika transfer ini terjadi maka kemungkinan saja pemain asal Perancis ini bisa  masuk transfer rekor dunia.

Pogba, 23 tahun, yang sebelumnya dicampakkan oleh Manchester United kini mulai membangun reputasi sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Dengan performa apiknya bersama Juventus di Serie A sejak 2012/2013, mulai banyak klub raksasa Eropa yang mengincarnya.

Dilansir oleh Sbobet Casino sebelumnya, eks pelatih Juventus, Marcello Lippi, menyarankan agar Juventus menjual Pogba. Lippi yakin harga Pogba tidaklah murah sehingga uang penjualannya bisa digunakan Bianconeri untuk memperkuat skuat.

Pirlo, di sisi lain, berkeyakinan bahwa Juventus tidak akan begitu saja melepas Pogba. Kendati begitu, ia sependapat dengan Lippi soal menggunakan uang penjualan Pogba untuk membeli pemain-pemain berkualitas lainnya.

“Tentu saja, Juventus pasti ingin mempertahankannya,” ujar Pirlo kepada The Mirror.

“Tapi, terkadang Anda bisa mendapatkan sejumlah uang yang bisa digunakan untuk membangun ulang seluruh skuat dan ia bisa digunakan untuk mendapatkan uang sebanyak itu.”

“Dengan usianya sekarang, Anda memang bisa membangun sebuah tim di sekelilingnya untuk beberapa tahun ke depan. Tapi, jika dia memutuskan untuk pergi, saya pikir harganya bisa memecahkan rekor dunia,” kata Pirlo.

Tetapi pelatih Juventus Masimo Allegri menyatakan pendapat lain.Allegri mengatakan, Pogba tidak akan kehilangan fokus meski banyak tawaran yang datang dari klub-klub elit untuk dirinya. Manajer asal Italia merasa, pemain berkebangsaan Prancis merupakan sosok yang professional.

“Itu tidak akan membebaninya. Ia adalah pemain profesional, dan mereka harus berpikir apa yang harus mereka lakukan,” kata Allegri, seperti dilansir dari Football Italia, Sabtu (2/4/2016).

“Sejauh ini ia sangat baik dan comeback yang luar biasa, tapi sekarang adalah masa yang sulit,” imbuh pelatih 48 tahun tersebut.

Sejak bergabung dengan Juve, Pogba memang tampil mengesankan. Meski tidak banyak mencetak gol, kontribusinya untuk tim membawa La Vechia Signora meraih tiga gelar scudetto secara beruntun.

Setidaknya ada tiga tim yang dikabarkan mengincar Pogba, yakni Real Madrid, Manchester City, dan Paris Saint-Germain. Ketiganya dikenal tak segan-segan mengeluarkan uang untuk membeli pemain bagus.

Milan Salah Besar Tidak Beri Kesempatan Kepada Aubameyang

pierreaubameyangi

 

Pemain sebagus Aubameyang seharusnya mendapatkan kesempatan bermain saat ia berada di Italia,Milan.Kini Rossoneri bisa saja dikatakan klub yang menyesal karena kurang percaya kepada pemain yang kini membela Borussia Dortmund.

Penampilan gemilang telah diciptakan oleh Aubameyang sehingga dirinya menjadi sorotan publik saat ini.Apalagi ia digosipkan banyak tawaran dari klub klub eropa lainnya.

Seperti dicatat oleh Agen Bola Aubameyang adalah produk akademi Milan. Namun, ia tak pernah sekalipun mencicipi main di tim senior dan dipinjamkan ke beberapa klub Prancis.

Pinjaman demi pinjaman pun diberikan untuk pemain ini, dimulai dari Dijon, Lille, dan AS Monaco sebelum dikontrak permanen oleh St-Etienne pada 2010. Di klub terakhir itu, Aubameyang mulai unjuk gigi dengan torehan 41 gol selama tiga tahun memperkuat Etienne.

Begitu dibeli Borussia Dortmund pada 2013, Aubameyang lalu jadi Aubameyang yang kita tahu saat ini. Penyerang top di Benua Eropa dengan 76 gol dari 134 penampilan dan jadi incaran banyak klub besar.

Salah satunya datang dari Liga Inggris,Manchester United.Manchester United menyiapkan tawaran sebesar £60 juta untuk mendatangkan penyerang Borussia Dortmund Pierre-Emerick Aubameyang, demikian seperti dilansir Daily Mirror.

Penyerang internasional Gabon itu sebelum ini juga sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Arsenal, namun The Gunners mundur dari perburuan setelah mengetahui harga yang diinginkan klub Jerman tersebut.

Van Gaal difavoritkan hengkang di musim panas ini jika United gagal lolos ke ajang Liga Champions musim depan, dengan Jose Mourinho mungkin akan menggantikan tempatnya, namun potensi penunjukannya tidak akan memengaruhi rencana United di bursa transfer.

Di musim ini, Aubameyang telah mengemas 30 gol dan delapan assists dari 31 penampilannya untuk Dortmund di semua kompetisi.

“Ada yang bilang Aubameyang tidak punya teknik yang bagus,” ujar agen Aubameyang Yvan Le Mee seperti dikutip Football Italia.

“Dia menuntaskan Piala Dunia Antarklub U-17 bersama Milan sebagai top skorer, mencetak lima gol dari enam pertandingan,” sambungnya.

“Kami sadar bahwa dia tidak bermain di tim Primavera Milan, pelatih Rossoneri lebih suka pemain Italia, mencadangkan Aubameyang. Saat itu kami mencapai kesepakatan dengan Dijon.”

“Setelah enam bulan menekan mereka, Milan akhirnya memutuskan meminjamkannya: pemuda yang mereka bilang punya kaki aneh itu, mencetak delapan gol dan delapan assist di usianya yang baru 19 tahun.”

Evra Dan Gary Neville Jadi Contoh Bagi Darmian

0000236571

 

 

 

Pemain muda milik Manchester United Matteo Darmian dengan serius menjalani setiap laganya bersama Setan Merah.Kabarnya pemain asal Italia ini ingin karirnya gemilang sebagai bintang sepakbola.Darmian sendiri juga menjadikan dua mantan pemain milik Manchester United sebagai teladan mereka adalah Patrice Evra dan Gary Neville.

Darmian bergabung dengan MU pada awal musim ini. Pemain 26 tahun datang dari klub Torino. Di bawah komando Louis van Gaal, ia biasa dimainkan berbagai posisi yakni, bek kanan dan bek kiri.

“Mereka adalah dua full back yang telah menciptakan sejarah di sepakbola, tidak hanya di MU tapi juga di dunia,” buka Darmian di situs resmi Sbobet Online.
(more…)

Barcelona Mengalahkan Athletic Bilbao skor 2-1.

 

Jalan menuju ke perempat final Copa del Rey kini sudah menanti di depan untuk klub Barcelona. Barcelona meraih hasil positif mengalahkan tuan rumah Athletic Bilbao dengan skor 2-1.

Dijamu Athletic di San Mames, Kamis (21/1/2016) dini hari WIB, Barca menurunkan tim intinya meski kehilangan beberapa pemain. Luis Suarez absen karena masih menjalani hukuman, sementara Jordi Alba mengalami cedera hamstring.

Sementara itu, Lionel Messi tak diturunkan karena pelatih Luis Enrique tak ingin mengambil risiko. Messi mengalami cedera ringan pada akhir pekan lalu dan sekarang sudah di kabarkan baik baik saja berikut yang di liput oleh Agen judi.

Gol kemenangan The Catalans dicetak Munir El Haddadi dan Neymar, sedangkan balasan Bilbao tercipta di pengujung laga oleh Aritz Aduriz Zubeldia.

(more…)

Siapakah Calon Pelatih Liverpool

liverpoolPemilik Liverpool ,Fenway Sports Group , melalui board meeting akhirnya memecat pelatih Brendan Rodgers .Rodgers dipecat dari posisinya sebagai manajer Liverpool sekitar dua jam setelah James Milner dan kawan-kawan ditahan imbang Everton 1-1 di Stadion Goodison Park.Demikian laporan agen bola Maxbet dalam situs www.gayaibcbet.com di kolom berita sepakbola mereka .Untuk kali pertama sejak pemecatan dilakukan, Rodgers mengeluarkan pernyataan resmi. Pelatih 42 tahun itu tidak bisa menutup kekecewaan dipecat Liverpool setelah hampir 3,5 tahun melatih di Anfield.Meski kecewa, Rodgers tetap bisa menerima keputusan pihak Fenway Sports Group sebagai pemilik Liverpool. Manajer asal Irlandia itu mengaku memiliki banyak kenangan sejak menangani The Reds sejak Juni 2012.

Kursi panas pelatih Liverpool akan diperebutkan beberapa nama top .Lalu siapakah Calon Pelatih Liverpool pengganti Brendan Rodgers ?Lihat antar lainnya di bawah ini .

1. Juergen Klopp

Liverpool diklaim telah melakukan pembicaraan dengan agen Juergen Klopp, Marc Kosicke, sebagai langkah mencari pengganti Brendan Rodgers yang dipecat klub, Minggu (4/10).Seperti dikutip dari ITV, perwakilan Liverpool sudah menyatakan niat mereka kepada Kosicke untuk merekrut Klopp. Pelatih 48 tahun itu pun dikabarkan siap menyambut pinangan Liverpool.Klopp hingga kini masih menganggur sejak meninggalkan Borussia Dortmund akhir musim lalu. Peluang Liverpool merekrut Klopp terbilang besar, pasalnya mantan pelatih Mainz 05 itu sebelumnya sudah menyatakan pujiannya untuk Liverpool.Dukungan untuk Klopp melatih Liverpool tidak hanya datang dari Inggris. Mantan gelandang timnas Jerman, Stefan Effenberg, mengklaim Klopp cocok untuk menangani Liverpool.

2. Carlo Ancelotti

Mantan asisten Carlo Ancelotti, Paul Clement, menyebut pelatih asal Italia itu sebagai kandidat sempurna untuk menggantikan Brendan Rodgers di Liverpool.Clement pernah menjadi asisten Ancelotti saat sang pelatih menjadi arsitek Paris Saint-Germain dan Real Madrid.Clement juga pernah menjadi bagian dari staf Ancelotti ketika ia menangani Chelsea.Atas dasar itu tak heran Clement kemudian mengklaim cukup mengenal Ancelotti dengan baik.Ancelotti memang merupakan salah satu kandidat manajer yang paling dijagokan akan segera mengisi posisi lowong di Liverpool. Selain Ancelotti, mantan pelatih Borussia Dortmund, Juergen Klopp juga difavoritkan bakal mengisi kursi manajer Liverpool.

3. David Moyes

Walaupun dipecat Manchester United karena dianggap gagal, nama David Moyes layak diperhitungkan .Pelatih klub sepakbola spanyol Real Sociedad ini dikabarkan tidak betah di negeri matador . Tahun lalu Moyes sukses membawa klubnya lolos dari jeratan degradasi .Untuk tahun ini dinilai cukup sukses membawa Sociedad di urutan ke 12 klasemen sementara ,Moyes masuk bursa calon pengganti Bredan Rodgers di liverpool .

Tahun Buruk Bagi Sepakbola Negara ASEAN

ASEAN

Kualifikasi Piala Dunia edisi 2018 untuk benus Asia memberikan cerita yang menarik, Ada total 76 gol yang tercipta dari 15 tim yang saling jotos. Malaysia mendapat bagian yang paling berat yaitu ditaklukan Uni Emirat Arab dengan skor 10-0 tanpa balas. Hasil ini menjadi kekalahan terbesar mereka sepanjang sejarah, karena sebelumnya kekalahan terbesar mereka adalah skor 8-2 dari Selandia Baru pada 1967 silam. Hasil ini membuat pelatih mereka, Dolla Shalleh mengundurkan diri sejak menjabat sebagai pelatih Negeri Jiran itu setahun silam.

Selain Malaysia, negara ASEAN lainnya yaitu Myanmar juga menderita kekalahan terbesar dalam sejarak sepakbola international yang mereka jalani. Kuwait membantai Myanmar dengan skor 7-0 di Khalifa Stadium. Kekalahan lain yang diderita oleh negara Asia Tenggara lainnya,, adalah kekalahan 8-0 yang diderita Laos dari Korea Selatan, dan mencatatkan hat-trick dari Son Heung-Min. Sementara itu, Kamboja juga gagal meraih kemenangan setelah takluk 3-0 dari Jepang.

Sementara itu di laga lainnya, Qatar menang 15-0 dari Bhutan di pertemuan pertama. Dan Australia juga mencatatkan hasil sempurna 5-0, kala menggilas Bangladesh di Perth. Dari semua laga, total 6 negara ASEAN, kebobolan 38 gol tanpa memasukkan satu gol pun.

Tahun ini, memang menjadi tahun yang tidak terlalu baik untuk negara yang tergabung dalam asosiasi AFC. Dari 12 negara yang bergabung di dalam sana, lima negara mengalami penurunan peringkat yang signifikan. Australia yang berada di peringkat tertinggi, dengan posisi 61 FIFA, turun dua peringkat. Vietnam turun 10 peringkat, dan kini menduduki posisi 153, sementara Indonesia masih bercokol di posisi 165, atau turun 1 peringkat dibanding peringkat sebelumnya.

Hasil ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, karena faktanya negara Asia Tenggara semakin tertinggal dari kawasan Asia lainnya. Negara-negara yang dianggap punya sejarah sepakbola seperti Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia masih sering disibukkan dengan aspek non-teknis dan belum bisa menampilkan permainan terbaik di level tertinggi.

Mulai dari skandal pengaturan skor, keterlibatan politik, hingga suasana yang tidak kondusif, membuat negara-negara Asia Tenggara sepertinya lebih terlihat profesional ketika menggelar sesi pra-musim klub-klub Premier League atau klub Eropa lainnya, dibanding membuat kompetisi bergengsi atau melahirkan tim nasional yang bisa bersaing dengan negara-negara Asia lainnya. Jika tidak ada perubahan maka bisa dipastikan kekuatan sepakbola Asia Tenggara akan diremehkan.

Di Maria Gembira dengan Debut Pertamanya

angeldimaria

Angel Di Maria tak bisa menutupi kegembiraanya. Debutnya bersama Paris Saint Germain benar-benar meninggalkan kesan mendalam saat menghadapi Monaco, Minggu, (31/8), di Stade Louis II dalam lanjutan Ligue 1. Ia turut ambil peran atas kemenangan perdana PSG tiga gol tanpa balas di stadion tersebut sejak 2007. Meski kenyataannya ia diturunkan dari bangku cadangan menggantikan Lucas Moura di menit 66.

Di Maria langsung memberi pengaruh terhadap permainan PSG. Lewat pergerakan dan umpan terukurnya mantan pemain Manchester United dan Real Madrid itu, beberapa kali membuat pertahanan Monaco berada dalam bahaya. Sampai akhirnya Ezequiel Lavezzi di menit 83 memaksimalkan umpan lob Di Madia. Gol itu menambah keunggulan PSG jadi 3-0. Umpannya sangat cerdas memanfaatkan terbukanya barisan pertahanan Monaco. Sebelumnya PSG unggul lewat dua gol Edinson Cavani di menit 57 dan 73.

“Ini merupakan pertandingan luar biasa. Saya sangat bahagia karena kami menginginkan kemenangan untuk mendapatkan tiga angka, dan itulah yang memang kami lakukan. Ini adalah awal yang bagus,” ucapnya dikutip dari situr resmi klub, psg.fr.

Diakuinya sudah lama ia ingin bermain. Di tiga laga perdana Ligue 1, pemain internasional Argentina tersebut absen karena harus berkonstrasi dalam penyembuhan terhadap cedera hamstring yang dialaminya ketika membela Argentina di ajang Copa Amerika 2015. Dan ia ingin bermain bagus untuk menunjukkan dirinya sama sekali tak mengalami tekanan.

“Dan saat saya bermain, saya sama sekali tak merasakan tekanan,” lanjutnya.

Laurent Blanc, pelatih PSG, tak segan-segan menyebut Di Maria merupakan elemen vital kemenangan PSG. Pergerakan Lavezzi dan Di Maria, menurut Blanc, saling melengkapi satu sama lain di lapangan. Keadaan itu akan banyak membantu Di Maria beradaptasi dengan klub tersebut sekaligus mengembalikan bentuk permainan terbaiknya. Hal itu tak lepas dari masa sulitnya bersama United musim lalu.

Meski mepersembahkan tiga gol dan 11 asisst, Louis Van Gaal tak jarang menempatkannya di bangku cadangan. Bahkan pernah tak memasukkan namanya dalam skuat. Tak pelak, ia dikritik habis-habisan. Sebab, kehadirannya diharapkan dapat membawa klub tersebut meraih hasil maksimal. Apalagi ia dibeli dari Madrid, dengan harga 50 juta pound sterling.

Kenyataannya, Setan Merah hanya menempati posisi keempat di akhir klasemen. Itupun mereka harus bersusah payah. Mereka kesulitan menghadapi tim medioker seperti Southampton dan West Ham United. Makanya, selama berseragam Manchester ia tak pernah lepas dari tekanan karena menyandang status pemain mahal. Keadaan itu mempengaruhi penampilannya. Kepercayaan Blanc kini bisa mengubah keadaannya jadi lebih baik dari sebelumnya.

Kini Di Maria bisa tersenyum puas. Namun, situasi sebaliknya terjadi di kubu United. Di hari yang sama United harus mengakui keunggulan Swansea City dengan skor 2-1. Kekalahan itu merupakan yang pertama buat United di musim ini. Mereka tertinggal lima angka dari Manchester City yang meraih hasil sempurna dari empat pertandingan Liga Premier Inggris.

Tampaknya, pendukung United sekali lagi harus melihat bagaimana bekas punggawa Setan Merah bisa bermain lebih baik saat mengenakan seragam klub lain. Sebelum Di Maria, Shinji Kagawa melakukannya lebih dulu bersama Borussia Dortmund.

Rafinha dan Munir Siap Isi Posisi Pedro

rafinhamunir

Pedro Rodriguez resmi meninggalkan klub yang menjadi tempatnya belajar tentang sepakbola sampai level seperti saat ini, Barcelona. Winger timnas Spanyol itu pun melakoni petualangan baru di Inggris bersama tim Chelsea.

Kepergian Pedro menyisakan cerita sedih bagi punggawa – punggawa Barcelona. Sebut saja Lionel Messi yang mengatakan bahwa dia telah kehilangan partner terbaiknya dan Munir El Haddadi dan Rafinha yang sedih ketika Pedro sudah memutuskan bergabung dengan Chelsea .Kabar sepakbola dari agen bola terbaru .

Dengan hengkagnya Pedro , pelatih Barcelona, Luis Enrique tidak perlu pusing mengenai ruang kosong yang ditinggalkanya. Pasanya Munir El Haddadi dan Rafinha, dua winger yang masih berada di skuat Barca mengatakan mereka siap untuk mengisi kekosongan tersebut apabila Enrique mempercayakan mereka.

“Saya sedih karena Pedro pergi, karena saya menyukainya. Walau kepergiannya membuka sedikit lebih banyak kesempatan bermain,” kata Munir seperti dikutip dari Football-Espana, “Saya akan bekerja keras dan bertarung setiap harinya dalam latihan serta menunjukkan apa yang bisa saya lakukan.”

Winger berusia 19 tahun itu pun berhasrat akan diturunkan Enrique guna menemani Lionel Messi dan Luis Suarez di lini depan saat menghadapi Athletic Bilbao dalam pertandingan pekan pertama Liga Spanyol akhir pekan ini.

Rafinha juga menyerukan pendapat yang sama. “Sepertinya memalukan ketika dia pergi. Namun, saya akan melanjutkan kerja seperti yang telah saya lakukan untuk mencari tempat di dalam tim,” ujar pria asal Brasil tersebut.

Musim lalu Munir mendapatkan kesempatan bermain di tim utama Barcelona sebanyak 10 kali di liga. Di antara 10 pertandingan tersebutMunir menyumbang satu gol dan satu assist , walaupun mayoritas masuk dari bangku cadangan.

Sementara itu Rafinha, dimainkan Enrirue sebanyak 14 kali di liga pada musim lalu. Rafinha lebih beruntung dibandingkan Munir. Pria berusia 22 tahun itu dimainkan 24 kali , dan sebanyak 11 di antaranya bermain sebagai starter. Dari 24 pertandingan yang dilakoninya, Rafinha mencetak satu gol dan satu assist.

Di sisi lain, skuat Barcelona saat ini sedang menjalani sanksi FIFA akibat pembelian pemain dibawah 18 tahun selama empat bulan depan. Ia tak akan bisa memainkan dua pemain barunya Aleix Vidal dan Arda Turan akibat sebelum Januari tahun depan.

Rafinha dan Munir akan menjadi andalan ketika skuat utama yang stoknya tipis tak bisa main. Selain itu pun masih ada Sergi Roberto dan Sandro. Atas dasar itulah, seperti dilansir Marca, Barcelona diragukan untuk bisa tampil lebih kompetitif terutama di Eropa pada musim ini.

Contohnya nyata ketika Barcelona dibantai Athletic Bilbao di kandang dan seri di San Mames dalam perburuan trofi Super Spanyol.

Kunci Sukses Kebangkitan Arsenal

mertesacker

Takluk melawan West Ham United di pekan pertama Premier League, Arsenal bangkit dan merah kemenangan saat
menghadapi Crystal Palace pada pekan kedua Liga Premier Inggris musim 2015 – 2016. Bek Per Mertesacker
membeberkan kunci sukses kebangkitan timnya.

Arsenal membuka Liga Premier Inggris musim 2015 – 2016 secara buruk. The Gunners takluk 0-2 melawan West
Ham United di depan publiknya sendiri yang memadati Emirates Stadium. Kekalahan ini bak pukulan menohok bagi
Arsenal, mengingat mereka tampil gemilang di ajang pramusim dan sukses mengalahkan Chelsea pada ajang FA
Community Shield 2015.

Namun, Arsenal bangkit dipekan kedua. Datang ke markas Crystal Palace, Stadion Selhurst Park, Arsenal menang
tipis 2-1, Minggu (16/8/2015) malam WIB. Gol Olivier Giroud dibalas Joel Ward oada menit ke-28. Kemenangan
Meriam London dipastikan melalui bunuh diri Damien Delaney pada menit ke-56.

“Tentu ketika segalanya berjalan begitu mulus di pramusim, Anda terhindar dari pembicaraan-pembicaraan yang
terkadang sangat penting. Itulah yang jadi persoalan pada pekan lalu ketika kami pulang dari laga melawan West
Ham, di mana semuanya sangat tidak tahu apa yang telah kami lakukan, jadi kami baru saja kembali ke permainan
kami,” ujarnya bek asal jerman tersebut, dikutip Sky Sports.

“Anda bisa langsung merasakan sesuatu ketika Anda berada di zona degradasi dan tidak menghasilkan apa yang
semua orang harapkan dari Anda di laga melawan West Ham tersebut. Jadi penting untuk bangkit,” tambahnya.

Meski demikian, kemenangan ini tak didapat Arsenal secara mulus. Berkaca dari statistik, Arsenal memiliki 20
percobaan tembakan ke arah gawang dan 59 persen penguasaan bola. Hal ini membuktikan bahwa kinerja lini
serang The Gunners masih jauh dari kata memuaskan.

“Melawan Palace, penguasaan bola kami bagus, untuk bermain melalui tengah dan menekan mereka. Belakangan
kami membuat situasi sulit untuk kami sendiri, tapi secara keseluruhan itu adalah performa yang sangat
menggembirakan dari depan ke belakang.”

“Kami tampil dominan dan itu adalah kunci untuk sukses kami. Kami tampil bagus dalam serangan balik, di
kombinasi serangan, masih ada banyak hal lagi dari kami. Itulah yang kami perlukan, itulah permainan asli kami,
dan kami perlu mengandalkan itu,” tegas Mertesacker.

Enam Tahun Silam, Event dan Menit Yang Sama, Pedro Bawa Barca Raih Kemenangan

during the UEFA Super Cup between Barcelona and Sevilla FC at Dinamo Arena on August 11, 2015 in Tbilisi, Georgia.

12 Agustus 2015, Barcelona resmi keluar sebagai pemenang Piala Super Eropa 2015 setelah melalui drama seru melawan Sevilla sampai babak perpanjangan waktu.

Adalah Pedro Rodriguez yang tampil sebagai pahlawan untuk Barcelona lewat golnya di menit ke-115. Gol tersebut mengulang sesuatu yang pernah terjadi enam tahun silam. Lewat gol di menit ke-115 itu, Pedro memastikan Barca tampil sebagai juara Piala Super Eropa 2015. Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Boris Paichadze Dinamo Arena, Tbilisi, Georgia, Rabu (12/8) dinihari WIB, Barca menang 5-4 atas Sevilla.

Tidak mudah bagi Barca untuk memenangi laga tersebut. Sevilla memberikan perlawanan yang terasa bagi klub asal Catalonia tersebut. Mereka sempat unggul 4-1 di awal-awal babak kedua, namun Sevilla bisa menyamakan kedudukan menjadi 4-4.

Setelah bermain sama kuat hingga 90 menit, laga pun dilanjutkan ke babak tambahan. Di babak tambahan itulah Pedro dimainkan oleh pelatih Barca, Luis Enrique. Ia masuk menggantikan Javier Mascherano guna menambah daya serang Barcelona.

Baru 10 detik masuk ke lapangan, Pedro sudah mendapatkan kartu kuning akibat melanggar Vitolo. Namun, cerita tidak berakhir buruk untuknya.

Tepat pada menit ke-115, Barca mendapatkan tendangan bebas di luar kotak penalti Sevilla. Eksekusi Lionel Messi awalnya masih membentur pagar betis, namun bola muntah langsung disambar oleh pemain Argentina tersebut.

Tendangan Messi kemudian bisa ditepis oleh kiper Sevilla, Beto. Tetapi, Pedro berdiri di tempat yang tepat. Tidak jauh setelah bola muntah dari tepisan Beto, pemain berusia 28 tahun itu langsung menyambarnya dan membobol gawang Sevilla. Beto hanya bisa melihat bola bergulir keluar dari gawangnya.

Enam tahun silam, Pedro juga pernah melakukan hal serupa. Kala itu, Barca tampil di Piala Super 2009 menghadapi Shakhtar Donetsk, tim kuat asal Ukraina.

Setelah bermain imbang 0-0 hingga menit ke-114, Pedro tampil sebagai pahlawan lewat gol tunggalnya di menit ke-115.

Setelah pertandingan itu, Pedro selalu tampil reguler di tim utama Barca. Dia kemudian mencetak 23 gol pada musim tersebut dan dipanggil memperkuat Spanyol di Piala Dunia 2010.

Kini, setelah membela Barca sejak masih di akademi, Pedro meminta hengkang. Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh Sekretaris Barcelona, Robert Fernandez.

Jika jadi hengkang, gol ke gawang Sevilla tersebut bisa jadi kado perpisahan manis darinya.

Presiden Jokowi dan Erick Thohir Duduk Berdiskusi

erickthohir2

Presiden Joko Widodo dan Erick Thohir melakukan pertemuan tertutup.Topik yang dibahas dalam diskusi ini adalah Presiden Jokowi menginginkan kompetisi sepakbola di Indonesia tetap berjalan.

“Presiden menghendaki agar sepak bola terus berjalan, terus bergerak, dan tidak mati,” kata Tim Komunikasi Presiden, Teten Masduki, di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (7/8).

“Ini ada inisiatif dari klub untuk melakukan kompetisi di luar PSSI, dan di luar PT Liga. Mereka (Mahaka) swasta, jadi mereka independen.”

Sebelumnya, Mahaka Group hendak menggelar kejuaraan sepak bola antarklub untuk mengisi kompetisi yang tak ada setelah PSSI mendapat sanksi administratif dari Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Kejuaraan itu direncanakan akan digelar pada 30 Agustus mendatang. Kejuaraan itu akan digelar di Bandung, Bali, Makassar, dan Malang.

Teten mengatakan Presiden Jokowi tetap menghendaki tentang reformasi PSSI. Itu, katanya, adalah keinginan pemerintah dan tahap-tahapnya sedang dilakukan Menpora Imam Nahrawi.

Namun, kata Teten, selama proses itu sedang berjalan presiden menginginkan kompetisi sepak bola tak berhenti.

“Presiden ingin sepak bola terus berjalan di tengah pembenahan PSSI,” ungkap Teten tentang pembicaraan antara Jokowi dan Erick.

Sementara itu, secara terpisah, Erick mengatakan Presiden Jokowi akan memberikan waktunya untuk hadir dalam pembukaan turnamen pada 30 Agustus nanti.

Erick mengungkapkan jumlah peserta kejuaraan itu adalah 16 klub yang terdiri atas 13 tim-tim Liga Super Indonesia (ISL) dan tiga lagi dari Divisi Utama. Tim-tim itu akan dibagi ke dalam empat grup yang bermain di empat kota tuan rumah.

“Rencana akan dimulai 30 Agustus ini, dan terus akan bergulir kira-kira minggu ketiga Oktober,” ujar Erick.

Pria yang juga memiliki klub Italia, Internazionale Milan itu menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan semua pihak dari mulai Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) hingga PSSI.

“Semua saya temui, dan Alhamdulillah semua mendukung. Karena memang BOPI, Kemenpora, PSSI itukan bagian di dalamnya,” kata Erick, “Dan saya di sini tentu tidak bermaksud apa-apa, sebagai yang cinta bola.”

Untuk menyelenggarakan kejuaraan tersebut, Erick mengungkapkan pihaknya memiliki anggaran 30-40 miliar yang sebagian besar didapatkan dari sponsor.

“Dan, tentu juaranya kita kasih hadiah, juara satu Rp3 miliar, juara Rp2 miliar, juara tiga Rp1 miliar,” kata Erick.

Tak hanya itu, Erick pun mengutarakan setiap klub yang bertanding akan mendapatkan dana operasional.

Di sisi lain, Tim Transisi yang dibentuk Menpora untuk membenahi sepak bola nasional pun berencana untuk menggelar kejuaraan sepak bola. Kejuaraan itu diberi nama Piala Kemerdekaan dan dijadwalkan dimulai pada 15 Agustus 2015.

Persiapan Tinggi Watford Untuk Level Tinggi

watford2

Musim Depan, Premier akan kedatangan tim promosi dari divisi dua yaitu Watford, Norwich City, dan AFC Bournemouth. Seperti yang sudah sudah, perjalanan tidak akan pernah mudah bagi tim yang baru saja naik level ke Premier League meski keberadaannya di level kompetisi tertinggi Inggris bukanlah untuk yang pertama kali. Jika langsung menargetkan papan tengah dirasa terlalu muluk, maka target realistis mereka hanya bertahan atau membuat kejutan.

Dibandingkan dengan dua tim promosi lainnya, Watford memiliki aktivitas transfer pemain yang sangat “wah”.
Jika kebanyakan klub berpikir untuk mendatangkan pemain yang sudah memiliki pengalaman Premier League agar lebih cepat beradaptasi, maka pemilik mereka, Giampolo Pozzo lebih memilih berbelanja pemain dari berbagai negara.

Delapan dari 10 rekrutan anyar mereka, belum pernah bermain di Premier League sebelumnya. Dua pemain sisanya, Etienne Capoue dan Valon Behrami pernah membela Tottenham dan West Ham beberapa waktu lalu.

Sedangkan sisanya, datang dari segala penjuru Eropa, bahkan beberapa di antaranya berasal dari klub yang tampil cukup baik di liga masing-masing musim lalu. Ini menjadi bukti, bahwa Watford memang lebih mengedepankan kualitas pemain dibanding bertaruh dengan pendatang baru atau talenta muda–termasuk arstikek anyar, Quique Sanchez Flores. Ia menggantikan Slavisa Jokanovic, dengan berbekal pengalaman yang cukup mumpuni selama berkarir di Spanyol. Quique Flores bahkan pernah menyabet gelar Europa League dan UEFA Super Cup pada musim 2009/2010 bersama Atletico Madrid.

Watford mungkin akan finis di papan tengah, atau tidak berada di bawah zona degradasi. Musim lalu, penampilan mereka sangat bergantung pada tiga pemain penting: Trou Deeney, Matej Vydra, dan Odion Igalho. Ketiga pemain itu berhasil menyumbangkan raihan 57 gol dari total 91 gol Watford di divisi Championship musim lalu. Jika mereka bertiga berhasil menampilkan konsistensi performa seperti itu di musim ini, dan didukung oleh intregritas tim secara menyeluruh, maka Watford akan menjadi salah satu tim yang banyak menyuguhkan kejutan. Jika ketiga pemain itu hanya dibiarkan bekerja seorang diri, bisa-bisa mereka akan bernasib seperti Charlie Austin–yang berhasil melesakkan 18 gol bersama QPR musim lalu tapi tidak berarti apa-apa karena akhirnya didegradasi juga.